Kenali 3 Snack Termahal Di Dunia Yang Sangat Sulit Di Dapatkan

Snack Termahal Di Dunia – Seperti yang kita ketahui jikalau saat ini sudah ada begitu banyak sekali hal hal yang di luar akal sehat. Terutama dalam hal yang paling dekat dengan kita yaitu snack. Snack sudah tidak asing lagi buat semua orang, dimana cemilan tersebut sudah menjadi teman sehari hari kita dimanapun kita berada. Seperti menonton film, saat nongkrong maupun untuk menahan lapar di waktu sibuk.

Belum lama ini ada sebuah kejadian viral yang membuat heboh warganet di indonesia. Ketika beberapa dari orang orang kaya membagikan cerita atau video saat mereka mengonsumsi sebuah snack. Akan tetapi bukan sembarang snack, unggahan tersebut menampilkan biskuit Oreo yang bekerja sama dengan brand produk fashion populer dunia yaitu Supreme.

Dan point dari hal tersebut adalah harga oreo supreme tersebut. Yang mana dapat kita dapatkan dengan harga 500rb rupiah dalam 1 bungkus yang berisi 3 saja. Selain Oreo X Supreme tersebut, ada beberapa snack dengan harga fantastis lainnya yang telah saja jajarkan di bawah ini.

3 Snack Termahal Di Dunia Yang Buat Geleng Kepala

Popcorn Berco’s

Kenali 3 Snack Termahal Di Dunia Yang Sangat Sulit Di Dapatkan

Perusahaan produksi popcorn juga memberikan sebuah varian baru yang memiliki harga begitu mahal. Terbuat dari garam yang sangat mahal hingga dibalut dengan serbuk emas 23 karat, popcorn Berco’s Billion Dollar ditawarkan senilai USD 474 atau sekitar Rp7,4 juta per boksnya.

St. Erik Potato Chips

St. Erik Potato Chips

Perusahaan terkenal sebagai pembuatan bir asal Swedia, St. Erik melakukan kampanye produknya dengan cara yang berbeda. Dibalut dengan kemasan ekslusif berwarna hitam, St. Erik merilis makanan ringan berupa keripik kentang. Dengan harga mencapai EUR 56 atau sekitar Rp903,2 ribu, keripik kentang ini terbuat dari bahan truffle, bawang putih, hingga jamur Matsutake. Yang mana 3 bahan tersebut sangat langkah dan mahal.

Lacoste X Fauchon coklat eclair

Snack Termahal Di Dunia

Dalam rangka perayaan 80 tahun berdirinya, brand fashion asal Perancis, Lacoste, berkolaborasi dengan produk snack mewah, Fauchon. Berbentuk coklat mewah dengan beragam rasa mulai dari almond, lemon, hingga stroberi, coklat Eclair ini dijual dengan harga USD 37 atau sekitar Rp552 ribu per boksnya.

Sejarah Snack Cheetos Sebagai Makanan Prajurit AS

Sejarah snack Cheetos sebagai salah satu makanan ringan yang sangat populer hingga ke seluruh penjuru dunia ini mungkin tidak akan pernah kita sangka sebelumnya. Camilan yang berbahan dasar tepung jagung ini berbentuk panjang seperti stick baseball dan menjadi kegemaran mayoritas semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sekalipun.

Namun, pernahkah kamu mengira bahwa Cheetos pertama kali ditemukan tanpa sengaja oleh pihak kemiliteran Amerika Serikat? Simak terus ceritanya untuk menemukan penjelasan lebih lanjut sekaligus menambah wawasan kalian akan ilmu teknologi rekayasa pangan.

Sejarah Snack Cheetos Sebagai Makanan Prajurit AS

Kembali ke puluhan tahun lalu ketika Perang Dunia II masih berlangsung, unit militer AS merasa risih dengan volume makanan yang terlalu berat dan besar sehingga mengganggu pergerakan prajurit selama di medan pertempuran. Oleh sebab itu, para peneliti di bawah pengawasan militer AS dan Situs Judi Slot Online mencoba mencari cara untuk menciptakan metode agar pengemasan lebih praktis dan ringan untuk dibawa.

Sejarah Snack Cheetos Sebagai Solusi Pangan Militer AS

Sejarah snack Cheetos pun berawal dari kelanjutan penelitian pihak militer AS yang juga menginginkan sebuah menu makanan tak hanya praktis, namun juga mesti tahan lama. Bagaimanapun juga, kondisi perang merupakan situasi yang berlarut dan dapat berlangsung hingga berbulan-bulan, sehingga memiliki makanan yang berumur panjang akan sangat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi para prajurit.

Ketika itu, keju sangat populer di seluruh negara belahan bumi bagian barat, termasuk salah satunya adalah Amerika Serikat. Seperti yang sudah kita ketahui, keju mudah sekali rusak jika terkontaminasi dengan suhu ruangan terlalu lama, apalagi jika cuaca memasuki era musim panas yang terik dan lembab.

Sejarah Snack Cheetos Sebagai Solusi Pangan Militer AS

Dari sana terciptalah ide brilian di mana para peneliti membuat keju menjadi dehidrasi sehingga berkurang kadar air di dalamnya secara drastis, hampir tak bersisa. Keju yang telah mirip seperti batu bata tersebut kemudian dihancurkan sehingga menciptakan suatu bentuk baru yang dinamakan bubuk keju.

Setelah Perang Dunia II berakhir, sisa bubuk keju menumpuk sangat banyak di lumbung kemiliteran AS sehingga mereka memutuskan untuk menjualnya ke publik. Tepat pada 1948, Perusahaan Snack Frito memborong bubuk keju tersebut dan menjadikannya pelapis camilan berbahan dasar tepung jagung dan ia namakan dengan Cheetos.

Snack Cheetos dengan cepat mudah diterima oleh masyarakat di AS, dan kepopuleran cemilan ini semakin viral dari mulut ke mulut sehingga Frito Company memutuskan untuk mengekspornya ke luar negeri. Bahkan, di Indonesia sendiri Cheetos sangat populer khususnya bagi generasi 90-an, yang didistribusikan oleh anak perusahaan Salim Group alias bos Indofood.